Kamis, 21 Februari 2013

Cara Bedain Mana yang Emang Beneran Inget Ultah Kita atau Cuma Liat di Facebook


Seneng nggak sih kalo pas ulang taun banyak banget yang ngucapin plus ngedoain kita? Ya senenglah pastinya. Tapi, orang-orang yang ngucapin itu beneran inget ultah kita apa tau dari Facebook ya? Atau cuma ikut-ikutan orang aja padahal sebenernya lupa? Lain kali, kalo mau ngetes orang yang beneran peduli dan inget ultah kita sama yang nggak, lakuin hal-hal di bawah ini aja. Gratis, kok!

  1. Nggak Usah Masang Tanggal Lahir di FB
Fitur ini emang ngebantu orang-orang pelupa. Kadang kita juga suka lupa kok sama ulang taun temen. Ya, namanya juga manusia. Hehe. Tapi, kalo kamu tetep mau ngetes temen, ya nggak usah cantumin tanggal lahir di FB, apalagi masang foto akte kelahiran trus di-tag-in ke temen-temen kamu. Nggak perlu segitunya juga!

  1. Cek SMS Pas Jam 12
Ngucapin ulang taun pas jam 12 buat sebagian orang itu termasuk momen sakral. Berarti dia emang inget dan peduli sama kamu. Makanya, pas jam 12, liat HP kamu, ada nggak yang ngucapin. Kalo nggak ada, mending lanjutin tidur gih daripada depresi!

  1. Perhatiin Ucapannya, Template Apa Nggak
Kalo emang dia temen sejati, dia nggak akan ngasih ucapan selamat dan doa yang sifatnya template. Siapapun yang ulang taun, ucapannya itu lagi itu lagi, nggak kreatif. Mendingan pake kalimat sendiri walaupun nggak masuk akal dan ngeselin  daripada nyontek kalimat orang. Misalnya, “Happy birthday, bro. Gua pinjem duit, dong, bro!”.

  1. Ngucapin Langsung
Nggak perlu ngucapin di social media apalagi nitip Pak RT untuk ngumumin lewat toa masjid, sahabat sejati pasti akan ngucapin langsung tanpa perantara. Dan, biasanya temen kamu itu bakal bawa pasukan untuk ngerjain kamu abis-abisan. Biasalah, surprise-surprise norak gitu. Tapi kamu seneng, kan?

Kisah di Balik Tokoh-tokoh Rahasia Sunyi




Kisah di Balik Tokoh-tokoh Rahasia Sunyi

Selalu ada cerita di balik cerita. Itu berlaku juga untuk novel Rahasia Sunyi. Kisah tentang pemuda yang mempertaruhkan nyawa di Kerinci untuk mengungkap penyebab kematian sang mantan ini bukan novel yang langsung dibikin langsung jadi kayak mi instan. Aku emang menulisnya dalam tiga bulan aja. Tapi sebelumnya, semua berupa ide-ide acak yang kemudian kugabung-gabungkan. Contohnya, tokoh-tokoh di bawah ini:
Primahardika Ariano
Mungkin banyak yang udah pernah dengar kalau menulis itu obat obat pikun, obat untuk problem-problem psikologis, dsb. Aku membuktikannya sendiri. Aku pernah punya kegalauan tentang alam setelah mati (busyeeet, serius banget… biarin, ah!)

Katakan terminal akhir kita adalah surga, pertanyaan yang terus mengiang-ngiang di kepalaku: sampai kapan kita di sana? Di sana, apa nggak bosan? Mau makan langsung ada, bahkan mungkin kita udah nggak perlu makan-minum. Mau rumah, langsung nongol rumah. Tapi nggak ada tetangga yang butuh bantuan kita, karena semua serba mudah. Mati gaya nggak sih! Dan kita di sana nggak cuma 1-2 abad lho. Melainkan selamanya!

Rentetan pertanyaan yang cetar membahana ini bikin otakku panas gak jelas. Tahu apa yang kulakukan kemudian? Menulis, bro! Aku mengarang skenario film pendek dengan tokoh galau yang juga dililit pertanyaan-pertanyaan serupa. Ya si Aria ini. Setelah film terealisasi, ajaibnya, aku jadi nggak tertarik lagi mikir pertanyaan-pertanyaan maut itu.


Kirey Fowler
Rahasia Sunyi awalnya emang film pendek bikinanku dan tim. Tapi film berjudul One Journey itu cuma menceritakan konflik antara Aria, Kirey dan Roa. Nggak sekompleks dan seterjal versi novelnya. Tapi dari dulu, tokoh Kirey kugambarkan sebagai gadis cantik yang cerdas. Bedanya dengan di film, di novel ini, Kirey memiliki passion soal emas sebagai alat investasi.

Aku dulu kan pernah main saham, forex, komoditas perkebunan. Pernah kehilangan 14 juta. Mampus! Aku bukan anak orang kaya. Saat itu belum gawe pula. Jadi uang segitu gede buat aku. Mau minta tolong ortu, minta digampar? Ya udah, diem aja. Untungnya, pelan-pelan aku bisa move on. Nah, pas saldo tabunganku mulai pulih, investasi pilihanku jadi yang aman-aman aja, kayak deposito, reksadana dan… emas.

Begitu pula tokoh Kirey, bukan seorang risk taker dalam berinvestasi. Dia memilih logam mulia sebagai material bangunan “istananya”. Aku mikirnya sederhana, alangkah kerennya kalau ada pembaca, terutama dari kalangan remaja, yang terinspirasi oleh passion, kesuksesan sekaligus kegagalan tokoh ini. Supaya mereka tergerak berinvestasi sedari dini, alih-alih cuma menabung.


Lachlan Fowler
Dalam rangka mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tokoh Aria, selain ke orang-orang yang berpengetahuan agama, aku juga berdiskusi dengan para ateis di social media Quora. Biarpun ujung-ujungnya, aku dikeroyok. No problem, no problem.

Nggak seperti yang kita bayangkan, para ateis ternyata nggak merasa hatinya kering tanpa Tuhan. Mereka nyaman-nyaman aja. Argumen-argumen mereka sangat kuat dan beralasan. Tapi rasanya mereka gagal menjelaskan fenomena supranatural secara logis. Meski sebenarnya itu pun karena aku kesulitan menyodorkan bukti bahwa kesurupan, santet, dan hal-hal sejenis itu emang ada. Mereka kan aliran seeing is believing.

However, setelah cukup menyerap filosofi para penganut ateisme, aku pun mencemplungkannya dalam tokoh Mr. Fowler ini. Ayah Kirey. Bule Australia yang mempermasalahkan penjelasan-penjelasan berbau spiritual dari Lautan. Hm, dalam benakku, asyik juga mempertemukan ateisme dan mistikisme.


Lautan Angkasawan
Ini tokoh utama Rahasia Sunyi, tapi justru idenya datang belakangan. Inspirasi tokoh ini dari teman kantor. Inisialnya Asr. Lho, kok cuma inisial? Soalnya kalau si Asr ini sampai tahu, bisa gede kepalanya, hehehe. Yang lebih gawat, bisa-bisa dia nuntut pembagian royalti 50:50. No, no, no….

Asr ini kulitnya legam, kurus, tapi lumayan tinggi dan kuat. Persis seperti Lautan, dia lulusan SMK jurusan Multimedia. Tapi sekarang sedang ambil S1 sambil kerja. Ayah Asr adalah pengusaha jamu kecil-kecilan. Aku pernah main ke rumahnya dan disuguhi jamu, ya kayak adegan teman-teman Lautan ngumpul di rumahnya. Pahit banget! Programmer website itu mengeklaim, dia selalu sehat dan cemerlang berkat jamu-jamu itu.

Antara percaya nggak percaya, di otakku lalu muncul ide untuk mengembangkan tokoh dengan keluguan serupa. Lautan adalah tokoh yang kuat dan setia kawan. Tak gentar dengan pahitnya kehidupan. Karena sejak kecil, dia sudah dibiasakan dengan pahitnya berbagai jenis jamu.

Begitulah asal muasal tokoh-tokoh Rahasia Sunyi. Tantangannya sih, mengubah latar belakang tokoh-tokoh yang berkesan berat itu ke dalam cerita renyah yang menghibur.

Selasa, 19 Februari 2013

Alasan Kurma Bagus Untuk Berbuka Puasa





Kurma identik sebagai makanan manis untuk berbuka puasa. Tak hanya manis rasanya, tapi memiliki gizi yang baik dibanding manisan buah kering lainnya.

Kebiasaan mengonsumsi makanan manis saat berbuka puasa juga merupakan salah satu kebiasaan yang dilakukan para nabi. Bahkan kebiasan itu telah menjadi sunnah rasul.

Seperti dikutip dari laman Glamour.com, rasa manis buah kurma tidak seperti buah kering lainnya. Rasa manis dan masyirnya yang mudah meleleh di lidah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, terutama saat dikonsumsi untuk berbuka puasa.

Mengapa? Sifatnya yang mudah meleleh membuat kurma mudah dicerna. Hal ini tepat dikonsumsi saat buka puasa karena organ pencernaan, khususnya lambung membutuhkan makanan lembut setelah sehari tak tersentuh makanan.

Tak hanya itu, kurma juga mengandung gula dan air sehingga membuatnya semakin mudah dicerna dan sampai ke darah. Kurma juga mengandung kalium yang bermanfaat mengendalikan tekanan darah dan membantu kerja otot.

Kurma memang memiliki kandungan kalori lebih tinggi dibanding buah kering lainnya. Namun, kandungan kaliumnya mampu menekan natrium atau garam berlebih penyebab hipertensi. Itulah mengapa pengidap hipertensi juga sangat disarankan mengonsumsi kurma. Cukup konsumsi 5 buah kurma sehari demi mencukupi kebutuhan kalium harian.

Para peneliti di University of Scranton menambahkan, kurma juga memiliki konsentrasi polyphenol tertinggi dibanding buah-buahan kering lainnya. Sebagai antioksidan, polyphenol berperan bagi kekebalan tubuh terhadap infeksi dan serangan penyakit.

Keajaiban Kurma 



Kurma, merupakan salah satu makanan khas saat bulan Ramadhan tiba. Setiap kali menjelang berbuka puasa, buah manis berwarna cokelat terang hingga gelap ini sering menjadi menu perdana berbuka.

Dikutip dari Arab News, pakar kesehatan Paul Gross dalam bukunya 'Buah-buahan Super' menyebutkan ada beberapa faktor yang membuat jenis buah tertentu dikategorikan sebagai buah super. Yakni nutrisi, kandungan fitokimia, warna serta berbagai uji klinis mengenai manfaat buah.

Kurma atau dalam bahasa ilmiahnya dactylifera phoenix merupakan buah asli dari Semenanjung Arab, Timur Tengah dan Afrika Utara. Warna kurma beragam, dari coklat terang hingga mendekati warna hitam. Bentuknya pun berbeda-beda, dari persegi panjang, bulat kecil hingga berukuran besar dan panjang. Kebanyakan buah potensial ekspor itu berupa kurma kering.

Kurma kaya akan gizi, fitokimia, air dan gula alamiah untuk mempertahankan kesehatan suku badui saat di padang pasir. Kandungan fruktosa dan glukosa dalam kurma adalah sumber energi sekaligus kaya asam amino.

Keuntungan lain kurma, buah ini rendah lemak namun kaya serat dan prebiotik dan pitosterol, yang membantu mengendalikan kadar kolesterol. Kurma kaya akan selenium, kalium, kalsium, magnesium, mangan, dan besi yang meningkatkan kekebalan serta melindungi jantung, membangun massa tulang, dan meningkatkan sel darah merah.

Vitamin B dan C di dalamnya juga penting bagi kesehatan dan kekebalan tubuh. Asam lemak omega dalam kurma terbukti menyehatkan jantung, kulit, dan otak yang mirip dengan minyak zaitun.

Kurma juga berfungsi sebagai buah detoksifikasi dan mengurangi radikal bebas dalam tubuh dengan kandungan karotenoid, polifenol, anthocyanin, proanthocyanidins oligomer, tanin, luteolin, quercetin, dan apigenin.

Dari studi para ilmuwan Abu Dhabi, kurma terbukti mampu menekan bakteri menembus membran sel dan mencegah infeksi serta lebih tahan disimpan dalam jangka waktu lama.

Di Arab, sejak dahulu, kurma telah dikenal sebagai pengobatan tradisional untuk banyak kondisi, mulai dari gangguan pencernaan dan pernafasan dan membangun tulang untuk kehamilan, kelahiran,membantu ibu menyusui, meningkatkan sperma, meningkatkan dorongan seksual, dan kesuburan hingga energi selama melahirkan, dan mencegah pendarahan.

Jadi, sungguh cocok jika Anda memilih kurma sebagai menu berbuka untuk memulihkan energi setelah seharian berpuasa.

cara membuat origami hati

Berikut ini cara membuat origami bentuk hati beserta gambar dan langkah-langkahnya.

Bahan yang dipakai:
1 lembar kertas origami, warna merah lebih cocok
Cara membuatnya sebagai berikut:
1. Siapkan kertas origami
gambar origami1


 2. Balikkan kertas, lipat jadi 2.
origami 
gambar origami 2

3.  Lipat lagi sehingga ada 4 buah kotak kecil, seperti tampak pada gambar di bawah ini.
 
gambar origami 3


4. Lipat ke tengah kertas seperti ini.
gambar origami 4


 5. Balikkan kertas.

 6. Lipat bagian kanan dan kiri secara diagonal menuju ke tangah kertas.
 
gambar origami 6


 7. Balikkan kertas. 
 
gambat origami 7



 8. Pada bagian atas, sisi kiri dan kanan lipat lagi ke tengah-tengah kertas.

  
gambar origami 8


9. Hasilnya seperti ini.
 gambar origami 9

10. Pada bagian atas, lipat bentuk diagonal, lakukan untuk sisi kiri dan kanan seperti gambar di bawah ini
 
gambar origami 10




 11. Lipat ke bawah sehingga ujung atas bertemu bawah. Hasilnya tampak seperti ini.
 
gambar origami 11


 12. Sisi yang bertemu, masukkan kedalamnya agar kuat.
 
gambar origami 12


  
13. Rapikan sebelah atas.
 
gambar origami 13


 14. Lipat ke dalam bentuk diagonal pada sisi kiri dan kanan.
  
gambar origami 14


 15. Pada ujung yang runcing sebelah atas, lipat kebawah. Lakukan untuk sisi kanan dan kiri. Hasilnya seperti tampak pada gambar di bawah ini.
gambar origami 15



 16. Sekarang baliklah. Origami bentuk hati sudah jadi.
 

dampak games online


Dampak positif bermain games online pada anak: 
  • Game online dapat berfungsi sebagai wadah bersosialisasi anak dengan pemain lain. Bahkan dengan pemain yg berasal dari negara yang berbeda. Hal ini juga dapat melatih anak dalam mempelajari bahasa asing.
  • Game online menambah wawasan anak, terutama dalam hal menyusun strategi. Beberapa game juga ada yang memberikan quiz tentang pengetahuan umum yang dapat memperkaya wawasan anak.
  • Game online juga dapat berfungsi sebagai media hiburan bagi anak.
  • Game online juga dapat melatih anak bekerja sama dalam team atau kelompok. Contohnya seperti game dota.

Walaupun game dinyatakan dapat memberikan dampak positif bagi anak, para ahli tetap menyarankan agar anak tetap tidak boleh berlama lama dalam memainkan game. Karena, juga dinyatakan dalam beberapa peneliti, bahwa bermain game juga memberikan damapak negatif bagi Anak anak.
  
Dampak negatif  bermain games online pada anak:
 
  • Anak belajar dari apa yang dilihatnya. Game online yang berbau kekerasan dapat menyebabkan anak mengikuti karakter game tersebut. Selain itu, tak jarang game online mengajarkan anak untuk berkata kasar dan tidak sopan.
  • Anak yang terus-menerus bermain game online dapat mengabaikan lingkungan sekelilingnya dan lebih mengutamakan dunia maya.
  • Game online dapat menyebabkan kecanduan sehingga anak betah berlama-lama di depan komputer. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya waktu istirahat anak yang dapat mempengaruhi kegiatannya, terutama aktivitasnya di sekolah.
  • Game online juga dapat mengajarkan anak untuk taruhan atau berjudi meskipun dengan uang game.
  • Dapat menyebabkan ketegangan emosional antara orang tua dengan anak yang kecanduan game online.
 Melihat dampak negatif yang ditimbulkan oleh game online pada anak, tentunya diperlukan solusi untuk mengurangi bahkan menanggulangi dampak negatif tersebut. Orang tua perlu memberi perhatian dan menciptakan komunikasi yang baik antar orang tua dan anak karena tak jarang anak bermain game online karena merasa kesepian di rumah.Orang tua perlu memberikan pengertian pada anak bahwa game bertujuan hanya untuk sebagai pengisi waktu luang, bukan sebagai prioritas.

manfaat madu


Berikut Khasiat Madu,yaitu:
1. Madu untuk Sumber energi
Pada masa lalu, para atlet Romawi dan Yunani kuno meminum madu sebelum dan sesudah bertanding sebagai obat untuk stamina dan pemulih energi. Selama berabad-abad madu memang dikenal sebagai bahan bakar para olahragawan ini karena madu mengandung gula yang cepat diserap oleh sistem pencernaan jadi madu adalah sumber energi instan. Hingga kini, dalam dunia olahraga madu diberikan sebelum pertandingan dan sebagai pengganti karbohidrat yang digunakan pada saat latihan.
2. Madu Seefektif glukosa
Hasil riset yang dikeluarkan sebuah jurnal kesehatan menyebutkan kadar glycemic index (GI ukuran untuk mengukur dampak negatif makanan dalam gula darah) yang rendah pada madu memperlambat penyerapan gula dalam darah sehingga lebih menyehatkan sistem pencernaan dan menjamin ketersediaan karbohidrat selama berolahraga. Sementara itu, Laboratorium Nutrisi di Universitas Mempish menyatakan bahwa madu seefektif glukosa pengganti karbohidrat selama pemanasan.
3. Madu untuk Penyembuh luka
Dalam dunia pengobatan masyarakat Yunani dan Romawi memelopori penggunaan madu untuk mengobati hidung tersumbat sementara itu bangsa mesir kuno menjadi pelopor pemanfaatan madu untuk mengobati luka. Mereka membuat salep dari madu untuk mengobati luka bakar dan luka akibat tusukan benda tajam.
4. Madu Sebagai antibiotik
Setelah ribuan tahun digunakan, khasiat madu sebagai obat luka terungkap secara ilmiah. Madu bekerja sebagai antibiotik alami yang sangggup mengalahkan bakteri mematikan. Madu sangat asam sehingga tidak cocok untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri. Madu menghasilkan hidrogen peroksida yang merupakan anti septik luar biasa. Proses osmosis di dalam madu membasmi bakteri kekentalan madu yang sedikit mengandung air menghasilkan proses osmosis menyerap air dari bakteri pada luka dan luka bakar, tak ubahnya spons menyerap air. Madu mengeringkan bakteri sehingga bakteri sulit tumbuh.
5. Madu untuk Membunuh kuman
Kandungan gizi yang luar biasa antara lain asam amino bebas dalam madu mampu membantu penyembuhan penyakit. Madu mengandung zat antibiotik yang berguna untuk mengalahkan kuman patogen penyebab panyakit infeksi. Mengikuti bangsa mesir kuno setelah menempuh kajian untuk menemukan fakta ilmiah, salep madu untuk luka kini di produksi di Australia.
6. Madu untuk Terapi
Bangsaa Mesir dikenal paling piawai meramu obat dari bahan-bahan alami. Madu termasuk dalam 500 resep obat dari 900 resep yang diketahui. Pengobatan modern yang mengacu pada terapi kuno penggunaan madu dari Mesir puas dengan hasilnya.
7. Madu untuk Mengobati borok
RS Universitas Wisconsin Medical School and Public Health misalnya, Menerapkan terapi madu bagi borok yang diderita penderita diabetes. Uji coba terhadap seorang pasien berusia 79 tahun berhasil menyembuhkan borok pada jari kakinya. Sang pasien bahkan tidak jadi diamputasi berkat terapi madu tersebut.
8. Madu untuk Antioksidan
Di Selandia Baru, terapi madu berhasil menyembuhkan lecet pada punggung pasien yang terlalu lama terbaring di ranjang rumah sakit. Di Uni Emirat Arab, terapi madu untuk luka akibat herpes bibir dan alat kelamin mempercepat penyambuhan dan mengurangi rasa sakit. Sementara itu untuk membuktikan peran madu sebagai antioksidan peneliti di Universitas California membuktikan konsumsi madu mampu meningkatkan antioksidan dalam darah. Uji coba pada tikus untuk menagkaji kemampuan madu meningkatkan penyerapan kalsium memberikan hasil memuaskan. Riset di Universitas Purdue itu menyimpulkan, konsumsi suplemen kalsium bersama madu mampu meningkatkan penyerapan kalsium oleh tubuh.
9. Madu untuk Awet muda
Mengapa Ibu Suri Kerajaan Inggris dan Ratu Elizabeth berumur panjang? Bisa diyakini, madu berperan besar dalam menjaga kesehatan sehingga membuat keduannya berumur panjang. Bagi keluarga Kerajaan inggris, sarapan madu adalah kebiasaan setiap hari mereka mengoleskan madu berkualitas tinggi pada roti. Manis alami madu digunakan di Inggris hingga pertengahan abad ke-17. Kebiasaan tersebut sempat berubah ketika gula yang dianggap lebih berkelas mulai di produksi. Namun setelah gula semakin meluas pemakaiannya tak lagi terbatas pada kalangan atas, keluarga kerajaan kembali mengkonsumsi madu. Itulah sebabnya kesehatan mereka terjaga dengan baik.

dampak globalisasi


Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme
1. Dilihat dari globalisasi politik, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan djalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat
2. Dari aspek globalisasi ekonomi, terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.
3. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.
4. Bagi generasi muda grereja, globalisasi telah menyejarah. Meskipun, tampaknya, globalisasi adalah proses sengaja untuk penguasaan ekonomi dan politik oleh negara-negara kapitalis. Kaum muda gereja yang sementara berada ada dalam realitas sejarah itu, adalah orang-orang muda, yang sementara berada dalam dunianya yang dinamis, kreatif, inovatif, suka tantangan dan hal-hal yang baru. Meski secara psikologis kaum muda gereja mencirikan itu, namun, identitas yang mestinya menjadi spiritnya adalah nilai-nilai kekristenan.
Kaum muda Kristen, idealnya adalah orang-orang muda yang dengan komitmen penuh, tapi kreatif dan inovatif ikut ambil bagian menjadi media atau agen untuk menjalankan misi Allah (Missio Dei), yaitu menghadirkan tanda-tanda kerajaan Allah di muka bumi ini. Apa tanda-tanda kerajaan Allah itu? Dalam refleksi iman, tanda-tanda kerajaan Allah itu berupa keadilan, kebenaran dan panggilan kemanusiaan. Itulah yang kita sebut-sebut dengan ’syalom”, damai sejahtera untuk sekalian alam ini.
Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme
1. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah  arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya  rasa nasionalisme bangsa akan hilang
2. Dari globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri   karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut,dll.)     membanjiri di Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri  menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa  Indonesia.
3. Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai  bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh  masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.
4. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin,   karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat  menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu  kehidupan nasional bangsa.
5. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku   sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan  kehidupan bangsa.
6. Gereja pun muda dikomersialisasi. Hal ini tentu memberi dampak pada kehidupan keagamaan atau religiusitas. Gereja yang merupakan perkumpulan orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus, mau atau tidak mau, sadar atau tidak sadar ada dalam pengaruh globalisasi yang menyebarkan ide-ide dan gagasan-gagasan itu. Tapi, globalisasi sesuatu  kenyataan yang tidak mungkin kita tolak. Masyarakat penghuni bumi sudah terlanjur diintegrasikan oleh kuasa politik , ekonomi yang menaklukan itu. Makanya, jika kaum muda diam, maka peradaban dan kehidupan keagamaan kita akan tergilas oleh arus kuasa itu. Melawan globalisasi mungkin tidak efektif langsung menerjang kuasa-kuasa itu.Barangkali kita perlu membuat ”arus balik”, yaitu mengglobal dari lokus kita atau menunggangi globalisasi untuk survive menggapai masa depan.
Pengaruh- pengaruh di atas memang tidak secara langsung berpengaruh terhadap nasionalisme. Akan tetapi secara keseluruhan dapat menimbulkan rasa nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau hilang. Sebab globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat secara global. Apa yang di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kita. Jika terjadi maka akan menimbulkan dilematis. Bila dipenuhi belum tentu sesuai di Indonesia. Bila tidak dipenuhi akan dianggap tidak aspiratif.
Berapa indikator pengaruh negatif maupun positif globalisasi yang melanda bangsa dan negara indonesia antara lain dapat dilihat pada matrik berikut ini :
Indikator Perubahan/Dampak Globalisasi
1. Politik
Penyebaran nilai-nilai politik barat baik secara langsung atau tidak langsung dalam bentuk unjuk rasa, demonstrasi yang semakin berani dan terkadang ”mengabaikan kepentingan umum” dengan cara membuat kerusuhan dan tindakan anarkis.
Semakin lunturnya nilai-nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan, masyarakat mufakat dan gotong royong.
Semakin menguatnya nilai-nilai politik berdasarkan semangat individual, kelompok, oposisi, diktator mayoritas atau tirani minoritas.
2. Ekonomi
Berlakunya the survival oe the fittest sehingga siapa yang memiliki modal yang besar akan semakin kuat dan yang lemah tersingkir. Pemerintah hanya sebagai regulasi dalam pengaturan ekonomi yang mekanismenya akan ditentukan oleh pasar.
Sektor-sektor ekonomi rakyat yang diberikan subsidi semakin berkurang, koperasi semakin sulit berkembang, dan penyerapan tenaga kerja dengan pola padat karya sudah semakin ditinggalkan.
3. Sosial dan Budaya
Mudahnya nilai-nilai barat yang masuk baik milalui internet, antene parabola, media televisi, maupun media cetak yang kadang-kadang ditiru habis-habisan.
Semakin lunturnya semangat gotong royong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan sosial sehingga dalam keadaan tertentu hanya ditangani oleh segelintir orang.
Semakin memudarnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena dianggap tidak ada hubungannya (sekularisme).
4. Ledakan Informasi
Kemajuan iptek dan arus komunikasi global yang makin canggih, cepat, dan berkapasitas tinggi.
Laju pertumbuhan dan akumulasi pengetahuan serta informasi meningkat sangat cepat secara tajam (eksponensial)
5. Hukum, Pertahanan dan Keamanan
Semakin menguatnya supremasi hukum, demokratisasi, dan tuntutan terhadap dilaksanakannya hak-hak asasi manusia.
Menguatnya regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang memihak dan bermanfaat untuk kepentingan rakyat.
Semakin menguatnya tuntutan terhadap tugas-tugas penegak hukum (polisi, jaksa, dan hakim) yang lebih profesional, transparan dan akuntabel.
6. Bagi generasi muda gereja
Hari ini, bicara ”globalisasi’ bukan lagi sesuatu yang elitis. Manusia dari ujung Nunukan/bahkan di pedalaman Kalimantan sampai di kota besar New York, atau dari ruangan ini sampai diSturbucks Coffe di Jakarta, tanpa menyebut kata itu, kita sudah menjadi bagian dari globalisasi, baik sebagai korban atau telah ikut berpartisipasi di dalamnya. Dari kaum muda yang hobi seni sampai yang memusatkan perhatiannya pada panggilan iman, seperti saudara-saudari ini, kita semua ada dalam globalisasi itu.
kita mendapat pengetahuan dan wawasan apa dan bagaimana ”globalisasi” itu, yang dengannya kita tahu tantangan dan mengerti peluangnnya. Kedua, ”globalisasi” adalah konteks di mana kita, kaum muda gereja, mengimplementasikan panggilan bergereja. Sehingga, rumusan pemikiran teologis dan aksi bergereja kita dapat menyentuh konteks.

Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme di Kalangan Generasi Muda
Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga begitu kuat. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang.
Dari cara berpakaian banyak remaja- remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. Pada hal cara berpakaian tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa.
Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Apa lagi bagi anak muda internet sudah menjadi santapan mereka sehari- hari. Jika digunakan secara semestinya tentu kita memperoleh manfaat yang berguna. Tetapi jika tidak, kita akan mendapat kerugian. Dan sekarang ini, banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Misal untuk membuka situs-situs porno. Bukan hanya internet saja, ada lagi pegangan wajib mereka yaitu handphone. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone.
Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Contoh riilnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat.
Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau apa jadinya genersi muda tersebut? Moral generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan anarkis antara golongan muda. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Apa akibatnya jika penerus bangsa tidak memiliki rasa nasionalisme?
Berdasarkan analisa dan uraian di atas pengaruh negatif globalisasi lebih banyak daripada pengaruh positifnya. Oleh karena itu diperlukan langkah untuk mengantisipasi pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai nasionalisme.
Antisipasi Pengaruh Negatif Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme
Tidak ada yang menyangkal jika spirit nasionalisme pemuda era reformasi kian memudar. Tentu, di sini penulis merasa tidak perlu mengurai apa penyebabnya. Sudah bukan jamannya lagi mencari kambing hitam, saatnya kita membunuh kambing hitam dengan mencari solusi dan pemecahannya guna mengharu-birukan kembali semangat nasionalisme pemuda. Terang, yang dibutuhkan adalah olah gagasan, ide untuk berpikir dan bergerak supaya spirit nasionalisme itu tumbuh. Spirit adalah mentalitas. Tak dapat dipungkiri membangun mentalitas nasionalisme itu tidak mudah. Perlu usaha keras dan kerja cerdas. Mentalitas adalah barang mahal yang tak gampang diperoleh. Sementara mentalitas ini adalah akar dari gerakan nasionalisme. Hal ini sangat fundamental. Di samping sistem tentu spirit dan rasa nasionalisme yang membangun mentalitas ini akan menentukan action kita di lapangan.
Nasionalisme itu letaknya di hati. Bukan di atas sang saka-merah putih, mengelilingi di upacara bendera setiap senin pagi, pada penggunaan bahasa Indonesia, apalagi hanya sekedar pada produk-produk Indonesia. Symbol adalah  bentuk nasionalisme sederhana. Ia tersimpan rapi di hati setiap rakyat Indonesia, yang setiap saat bisa membangunkan macam Asia dengan ketajaman taringnya. Nasionalisme itu didadaku.
Langkah- langkah untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme antara lain yaitu :
1. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai  produk dalam negeri.
2. Menanamkan dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila dengan sebaik- baiknya.
3. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik- baiknya.
4. Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar- benarnya dan      seadil- adilnya.
5. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa.
Dengan adanya langkah- langkah antisipasi tersebut diharapkan mampu menangkis pengaruh globalisasi yang dapat mengubah nilai nasionalisme terhadap bangsa. Sehingga kita tidak akan kehilangan kepribadian bangsa.