Sabtu, 19 Januari 2013

Cara Nyimpen Uang Biar Gak Kepake


amanya duit kalo gak disimpen baik-baik bisa ilang dengan cepet kayak kentut. Tiba-tiba dompet udah kering kerontang ga ada isinya. Paling isinya tinggal bon belanjaan sama struk ATM. Yang namanya uang kalo mudah diambil emang udah jaminan bakal ilang tanpa jejak. Apalagi kalo udah liat barang yang bikin ngiler, trus ada duit. Yah... udah deh nasib. Kwuk!
mau kasih beberapa alternatif tempat buat nyimpen uang kamu biar gak mudah diambil terus diabisin. Berikut beberapa tempat rekomendasi buat kalian.

1. Ditanem di tanah
Coba gali lobang, minimal 30cm, terus taro uang kamu di dalem kotak plastik. Abis itu tutup lobangnya dengan tanah. Nah... di atas tanahnya kamu taro pot besar, kalo bisa yang di pot tanemannya kamu bisa miara ikan juga.

2. Laminating uangnya
Uangnya kamu kumpulin, dilaminating, abis itu dibingkai, dipajang aja dirumah, kalo emang kamu perlu banget, tinggal kamu pecahin kacanya, baru dibuka laminatingnya.

3. Tabung di bank yang jarang ATMnya
Nah, kalo udah di bank, males kan tuh ngambilnya. Ditambah lagi ATM-nya pun jarang, boro-boro mau make, nyari ATMnya aja udah mager kan.. duitnya aman deh!

4. Titip sama temen kamu yang kuliah di luar negeri
Jadi pas kamu piknik ke luar negeri, kamu amplopin uangnya, trus kamu minta tolong titip uang sama temen kamu yang tinggal disana. Lebih bagus lagi kalo dia pulang ke Indonesianya Cuma 5 tahun sekali, jadi kamu punya simpenan masa depan deh tuh. Apalagi kalo dikembangin sama temen kamu, trus jadi banyak. Amin banget yah. Kwuk!
Emang agak berat buat dijalanin, sabar aja, duit emang dibuat untuk dihabiskan. Tapi yang bijak yah penggunaannya!

Kenapa Lagu Bisa Ningkatin Mood



1. Mewakili Isi Hati
Kalo lagi seneng, biasanya playlist kita pun bakal berisi lagu-lagu riang. Kalo lagi sedih, playlist pun berubah jadi lagu-lagu sedih. Ya, begitulah. Lagu emang bisa mewakili isi hati dan ngertiin kita banget.

2. Curcol
Lagi sedih atau seneng tapi nggak pengen orang banyak tau. Maka, jadilah kita curcol lewat lagu. Enak, sih. Bisa bikin lega dan ningkatin mood.

3. Nyalurin Bakat
Kalo kita punya bakat di bidang tarik suara tapi nggak pede ikutan Indonesian Idol? Karaoke adalah solusinya. Bakat tersalurkan, bisa curcol lewat lagu, mood pun jadi bagus.

4. Mengembangkan Imajinasi
Dengan kata lain: ngayal. Kadang kita suka iri sama kisah cinta yang ada di sebuah lagu. Makanya, jadi suka ngayal kalo dengerin lagu macam begitu. Ngayal bisa ningkatin mood.

GIF party




Kumpulan Gif untuk minggu ini !





Kebohongan Orang Tua Waktu Kita Kecil


Sadar atau nggak, kita semua sering dibohongin mama papa waktu masih kecil. Mulai dari kebohongan kecil, sampai kebohongan besar yang bener-bener nggak masuk akal.Nah, anehnya kita percaya-percaya aja. Dan anehnya lagi, sampai sekarang masih ada yang nggak sadar udah dibohongin.

1. Sunat

Bagi para cowok, sunat adalah hal yang luar biasa menakutkan. Membayangkan akan disuntik dan diasah-asah pisau bukanlah hal yang mudah. Tapi anehnya semua orang tua selalu kompak menenangkan anaknya dengan bilang `sunat itu rasanya cuma kayak digigit semut.`

CUMA KAYAK DIGIGIT SEMUT.

Kebohongan yang sangat terorganisir.

Karna kebenaran harus disebarluaskan, saya kasih tau fakta sebenarnya:

SUNAT ITU KAYAK DIGIGIT SEMUT RAKSASA YANG BELOM MAKAN EMPAT BULAN...!

 



 

 

 

2. Satu Suap Lagi
Ini terjadi waktu zaman-zamannya kita kalo makan masih disuapin. Kita yang lagi asik main lompat sana lompat sini roll depan roll belakang biasanya akan malas diganggu untuk makan. Tapi mama nggak pernah kehabisan akal. Mama akan datang membawa semangkok makanan sambil memegang sendok, dan berkata bahwa suapan itu adalah suapan terakhir.

 


3. Nasi
Biasanya, kalo kita udah kenyang dan makanan kita belom abis, mama akan bilang, "nanti nasinya nangis lho..Dan kita percaya aja.



 

Baiklah mama.. Sekarang kita sudah besar, dan sudah ngerti kalo nasi nggak akan bisa nangis kalo nggak dimakan.

Tapi tetep, terima kasih buat suapannya. Suapan ibu adalah suapan terenak di dunia! 

Kenapa Cewek Hobi Foto di Cermin Kamar Mandi




Suka bertanya-tanya nggak, kenapa sih cewek demen banget foto di cermin kamar mandi? Nggak ada tempat lain yang lebih menarik emang? Karena penasaran, akhirnya saya mencari jawaban. Inilah kemungkinan-kemungkinannya.

1. Pencahayaan Bagus
Ini alasan yang masuk akal. Karena pencahayaan bagus, hasilnya pun bagus. Muka jadi lebih keliatan cakep, mungkin. Kalo udah foto di kamar mandi dengan alasan pencahayaan bagus tapi masih jelek juga hasilnya, mendingan tonjok aja cerminnya.

2. Nggak Ada yang Liat
Kalo kamar mandi lagi sepi, mungkin hasil fotonya jadi lebih cakep. Kalo kamar mandi lagi rame kan ribet. Bisa-bisa ketutupan muka orang. Lagian malu, ah, kalo banyak orang!

3. Di Luar Kamar Mandi Nggak Menarik
Mau foto di jalan, jalanannya rusak. Mau foto di jembatan, jembatannya ambruk. Mau foto di taman, tamannya nggak ada. Namanya juga Indonesia. Ya udahlah, di kamar mandi aja.

4. Nggak Punya Temen
Bahkan orang untuk sekadar dimintain toling motoin pun nggak ada, makanya butuh cermin. Ciaaaann..

Selasa, 06 November 2012

Taylor Swift - We Are Ever Getting Back Together.


I remember when we broke up the first time
Saying this is it, I've had enough, 'cause like
We haven't seen each other in a month
When you, said you, needed space, what?
Then you come around again and say
Baby, I miss you and I swear I'm gonna change
Trust me, remember how that lasted for a day
I say, I hate you, we break up, you call me, I love you

Oooh we called it off again last night
But Oooh, this time I'm telling you, I'm telling you
We are never ever ever getting back together
We are never ever ever getting back together
You go talk to your friends talk
To my friends talk to me
But we are never ever ever ever getting back together

Like ever...

I'm really gonna miss you picking fights
And me, falling for a screaming that I'm right
And you, will hide away and find your piece of mind with some indie record that's much cooler than mine

Oooh you called me up again tonight
But Oooh, this time I'm telling you, I'm telling you
We are never ever ever getting back together
We are never ever ever getting back together
You go talk to your friends talk
To my friends talk to me
But we are never ever ever ever getting back together

I used to think, that we, were forever ever ever
And I used to say never say never
Huh, he calls me up and he's like, I still love you
And i'm like, i'm just, I mean this is exhausting, you know
We are never getting back together, like ever

We are never ever ever getting back together
We are never ever ever getting back together
You go talk to your friends talk
To my friends talk to me
But we are never ever ever ever getting back together

We, oooh, oooh, not back together, we
Oh, getting back together

You go talk to your friends talk
And my friends talk to me
But we are never ever ever ever getting back together

Minggu, 04 November 2012

:")




Aku ingin berbagi dengan kalian tetang asal usul perasaan bahagia ku, tawa ku, yang selalu ku dapatkan akhir-akhir ini. Mereka lah yang membuat ku tertawa, mereka juga yang membuat ku tersenyum. Ya kami bukan lah bagian dari yang terbaik di sekolah kami. Kami hanyalah sekumpulan anak-anak yang hanya tau bagaimana cara bersenang-senang.

Terkadang mereka berkata sekedar untuk mengingatkan kita bahwa waktu tak lagi panjang dan kami sudah tak memiliki waktu untuk trus bersenang-senang. Ya, kami mungkin tlah hampir dilarang untuk bersenang-senang. Seperti biasa, mereka menggunakan kalimat halus mereka. Tetapi, kami abaikan kalimat mereka dan tetap melanjutkan apa yang biasa kami lakukan.

Kami sebut mereka cupu, orang-orang yang biasanya hanya dapat duduk diam dan membaca buku. Memperhatikan mereka yang menjelaskan hal penting di depan. dan selalu bersikap serius sehingga mereka terlihat seperti orang dewasa yang sangat bijak. Walaupun sama sekali mereka tidak seperti itu.

Kami bukan lah anak-anak yang gemar membaca buku-buku tebal yang ada di dalam perpustakaan sekolah. Atau anak-anak yang berbaju rapi dengan ikat pinggang di atas perut mereka. Memakai kaca mata tebal besar, layaknya kutu buku. Dan kami sangat lah pemalas.

Kami hidup layaknya orang-orang yang tak memiliki beban bahwa sebuah ujian besar menunggu kami. Kami suka melakukan hal bodoh yang terkadang orang lain pun bertanya-tanya untuk apa kami lakukan hal itu. Terkadang kami text-ing bersama salah satu orang diantara kami padahal kami berada dalam satu ruang. Kami suka bergossip tentang musuh-musuh atau orang-orang yang kami benci. Kami suka istirahat ke kantin dan makan dua porsi makanan. Walau kami bukan kalangan terbaik yang dimiliki sekolah kami tapi kami tahu bagaimana berperan dalam menciptakan kisah yang nantinya akan kami kenang.

Kami sangat suka menyanyi bersama-sama. Ditemani dengan satu atau lebih gitar akustik kami ubah syair lagu yang biasa kalian dengar. Kami sangat senang melakukan hal-hal itu bersama-sama. Sambil diselingi lelucon atau tawa canda dari beberapa orang diantara kami yang sangat pandai membuat lelucon.

Sudah aku jelaskan bahwa kami bukanlah bagian terbaik yang dimiliki sekolah kami, apalagi seseorang yang akan kamu bilang terbaik. Karena kami mungkin jauh dari kata yang terbaik. Kami hanya tau bagaimana cara untuk bersenang-senang, bahkan kamilah yang membuat yang terbaik itu tertawa dengan cara kami. Jengkel, mungkin itu kata yang dapat kami gambarkan ketika orang-orang mulai lelah dengan ulah kami. Membuat mereka kesal, jengkel, dan bete lalu pergi dan menghilang. Hem wait, sungguh kami tidak bermaksud melalukan itu tapi ntah mengapa hal itu terjadi begitu saja. Sampai akhirnya kami menyesal, dan membuat kami harus lagi-lagi mengatakan “maaf”.